Senin, 05 Desember 2011
Sabtu, 03 Desember 2011
11 Cara Keji Tentara Amerika Dalam Menginterogasi Tawanannya
Sekolah Seks Pertama di Dunia, Selain Teori Bisa Langsung Praktek
Jaman sudah semakin edan, tidak lagi manusia berpikir dengan pijakan agama juga norma. Seorang wanita Swedia membuat sensasi dengan membuka sekolah seks internasional pertama di dunia. Sekolah tersebut menawarkan ilmu menjadi kekasih yang lebih baik. Kekasih yang baik dalam pengertian memberikan seks yang lebih baik pada pasangan.
Dengan biaya sekitar Rp 19,8 juta per semester atau £1,400, Sekolah Seks Internasional Austria di Wina itu menerima mahasiswa yang berminat mengetahui seluk-beluk menjadi kekasih yang memuaskan pasangannya. Media lokal melaporkan Ylva-Maria Thompson, nama wanita Swedia tersebut, menawarkan ilmu menggoda secara praktis kepada siapa yang berminat.
Menurutnya, siapa saja yang berusia lebih 16 tahun layak bergabung dalam kuliah seks praktis pertama di dunia itu. “Mahasiswa akan tinggal dalam sebuah ruang yang bercampur pria dan perempuan untuk memungkinkan segala ilmu yang dipelajari dicoba,” katanya. Menurut Ylva-Maria, pendidikan dasar yang diberikan bukan berbentuk teori. Sebaliknya, para pelajarnya praktek langsung.
Kamis, 12 Agustus 2010
Inilah Kombai Korowai Dengan Rumah Pohonnya


Rumah pohon, dibangun dengan kayu yang diambil dari hutan sekitar tempat tinggal yang ingin mereka bangun dengan menggunakan kapak yang terbuat dari batu. Tinggi Rumah Pohon ini 30 sampai 80 feet.Melindungi diri dari panas dan serangga yang ada di bawah hutan belantara, juga melindungi dari banjir yang datang ketika musim hujan. Selain itu rumah ini memiliki fungsi yakni sebagai benteng pertahanan tempat berlindung ketika terjadi konflik antar suku.











Rabu, 28 Juli 2010
Batu Kelamin yang Memiliki Kekuatan Magis [Salah Satu Objek wisata Terporno di Indonesia]
ne peta kangean...
disana, ada sebuah objek wisata yang sedikit porno tapi emang menarik untuk disimak...
kenapa dianggap porno? meskipun terbentuk dari batu, namun bentuknya menyerupai alat kelamin pria dan wanita... kerennya lagi batu kelamin itu terletak di hutan lindung di sebuah desa yang agak terpencil dari keramaian...
Untuk sampai ke tempat tersebut, dari Kecamatan tempat yang lumayan rame [sebut aja kota] menuju ke arah batu tersebut sekitar 5 km. Lalu menyusuri jalan setapak sekitar 700 m dan bisa dilalui sepeda motor. Lokasi pun sangat alami dan berjarak sekitar 500 m pada pemukiman warga.
kerennya, melalui batu tersebut bisa mengeluarkan air, layaknya orang lagi buang air kecil...
orang-orang sekitar percaya bahwa air yang keluar dari batu yang berbentuk kelamin itu bisa memudahkan untuk mendapatkan jodoh atau keturunan...
bahkan pengunjung yang datang kesitu tak segan-segan untuk langsung meminum air yang keluar tanpa proses apa2... [g takut ama bakteri + kuman]
percaya ato g? mending langsung ngintip aja gimana gambarnya...
Jumat, 23 Juli 2010
5 Perkumpulan paling Berbahaya di Dunia




The Order of Skull and Bones, sebuah komunitas dari Universitas Yale, awalnya dikenal sebagai Persaudaraan Kematian dan didirikan pada tahun 1832 oleh para mahasiswa. Masyarakat ini dikelilingi oleh teori-teori konspirasi; yang paling populer mungkin adalah ide bahwa pendiri CIA adalah anggota kelompok ini. Tetapi kebenaran lain yang lebih mengejutkan adalah bahwa seperti yang lain, masyarakat menyembunyikan rahasia gelap praktik kejahatan juga. Kegiatan seksual mereka dimasukkan ke dalam praktek-praktek mereka di mana mereka berbaring telanjang dalam peti mati memberitahu mereka rahasia seksual paling dalam dan paling gelapnya, sebagai bagian dari inisiasi mereka. Seperti Ona tujuan utama mereka adalah New World Order. Ron Rosenbaum dalam tulisan-tulisannya juga menunjukkan bahwa Bones dan Bavarian Illuminists berhubungan erat satu sama lain, memberikan bukti seperti 'menghantui foto ruang altar di salah satu loge Masonik di Nuremberg yang terkait erat dengan Illuminism. "Mengejutkan, Presiden Bush adalah seorang ahli dalam Persaudaraan Amerika dari Yale Skull and Bones Society.
Terlepas dari beberapa perkumpulan rahasia yang sangat terkenal sepanjang masa adalah Rosikrusianisme, Ordo Templis Orientis, Hermetik Order of The Golden Dawn, The Knights Templar, Illuminati, Opus Dei dan Biarawan Sion
Assassins
Assassin dianggap sebagai yang paling menakutkan dari semua masyarakat rahasia yang dibunuh setiap korban terlepas dari penjaga dan personel keamanan. Mereka melakukan pembunuhan kejam terhadap orang-orang ternama dan ditakuti oleh raja-raja, pangeran, para syekh, dan sultan. Sebagian besar anggota awal kelompok rahasia pengikut Nizari cabang Iliyya Isma sekte Muslim Syiah dan berlokasi terutama di Suriah dan Persia. Masyarakat dipimpin oleh Hasan bin Sabbah (1034-1124) yang menciptakan suatu kelompok yang terdiri dari penggemar, yang dikenal sebagai Fedayeen, yang melakukan apa pun yang ia peerintahkan dengan ketaatan buta. Mereka tampil sebagai petani sederhana selama siang hari, tetapi menjadi ganas dan sangat mampu pejuang di dalam kegelapan malam, menyerang korban-korban mereka dalam kegelapan.
Kamis, 22 Juli 2010
Budaya Potong Jari Di Papua

Apakah ungkapan kesedihan yang dipertunjukkan oleh seseorang yang kehilangan anggota keluarganya. Menangis, barang kali itu yang paling sering kita jumpai. Bagi umumnya masyarakat pengunungan tengah dan khususnya masyarakat Wamena ungkapan kesedihan akibat kehilangan salah satu anggota keluarga tidak hanya dengan menangis saja.
Biasanya mereka akan melumuri dirinya dengan lumpur untuk jangka waktu tertentu. Namun yang membuat budaya mereka berbeda dengan budaya kebanyakan suku di daerah lain adalah memotong jari mereka.
Hampir sama dengan apa yang dilakukan oleh para Yakuza (kelompok orangasasi garis keras terkenal di Jepang) jika mereka telah melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh organisasi atau gagal dalam menjalankan misi mereka. Sebagai ungkapan penyesalannya, mereka wajib memotong salah satu jarimereka. Bagi masyarakat pengunungan tengah, pemotongan jari dilakukan apabila anggota keluarga terdekat seperti suami, istri, ayah, ibu, anak, kakak, atau adik meninggal dunia.

Pemotongan jari ini melambangkan kepedihan dan sakitnya bila kehilangan anggota keluarga yang dicintai. Ungkapan yang begitu mendalam, bahkan harus kehilangan anggota tubuh. Bagi masyarakat pegunungan tengah, keluarga memiliki peranan yang sangat penting. Bagi masyarakat Balim Jayawijaya kebersamaan dalam sebuah keluarga memiliki nilai-nilai tersendiri.pemotongan jari itu umumnya dilakukan oleh kaum ibu. Namun tidak menutup kemungkinan pemotongan jari dilakukan oleh anggota keluarga dari pihak orang tua laki-laki atau pun perempuan. Pemotongan jari tersebut dapat pula diartikan sebagai upaya untuk mencegah ‘terulang kembali’ malapetaka yang telah merenggut nyawa seseorang di dalam keluarga yang berduka.
Seperti kisah seorang ibu asal Moni (sebuah suku di daerah Paniai), dia bercerita bahwa jari kelingkingnya digigit oleh ibunya ketika ia baru dilahirkan. Hal itu terpaksa dilakukan oleh sang ibu karena beberapa orang anak yang dilahirkan sebelumnya selalu meninggal dunia. Dengan memutuskan jari kelingking kanan anak baru saja ia lahirkan, sang ibu berharap agar kejadian yang menimpa anak-anak sebelumnya tidak terjadi pada sang bayi. Hal ini terdengar sangat eksrim, namun kenyataannya memang demikian, wanita asal Moni ini telah memberikan banyak cucu dan cicit kepada sang ibu.
Pemotongan jari dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang memotong jari dengan menggunakan alat tajam seperti pisau, parang, atau kapak. Cara lainnya adalah dengan mengikat jari dengan seutas tali beberapa waktu lamanya sehingga jaringan yang terikat menjadi mati kemudian dipotong.
Namun kini budaya ‘potong jari’ sudah ditinggalkan. sekarang jarang ditemui orang yang melakukannya beberapa dekade belakangan ini. Yang masih dapat kita jumpai saat ini adalah mereka yang pernah melakukannya tempo dulu. Hal ini disebabkan oleh karena pengaruh agama yang telah masuk hingga ke pelosok daerah di Papua.
source
Kamis, 20 Mei 2010
Desa Adat Tradisional Bali yang Unik dan Eksotik
Desa Penglipuran ini juga tampak begitu asri, keasrian ini dapat kita rasakan begitu memasuki kawasan Desa. Pada areal Catus pata yang merupakan area batas memasuki Desa Adat Penglipuran, disana terdapat Balai Desa, fasilitas masyarakat dan ruang terbuka untuk pertamanan yang merupakan areal selamat datang.
Desa ini merupakan salah satu kawasan pedesaan di Bali yang memiliki tatanan yang teratur dari struktur desa tradisional, perpaduan tatanan tradisional dengan banyak ruang terbuka pertamanan yang asri membuat desa ini membuat kita merasakan nuansa Bali pada dahulu kala. Penataan fisik dan struktur desa tersebut tidak lepas dari budaya yang dipegang teguh oleh masyarakat Adat Penglipuran dan budaya masyarakatnya juga sudah berlaku turun temurun.
Keunggulan dari desa adat penglipuran ini dibandingkan dengan desa-desa lainnya di Bali adalah, Bagian depan rumah serupa dan seragam dari ujung utama desa sampai bagian hilir desa. Desa tersusun sedemikian rapinya yang mana daerah utamanya terletak lebih tinggi dan semakin menurun sampai kedaerah hilir. Selain bentuk depan yang sama, adanya juga keseragaman bentuk dari bahan untuk membuat rumah tersebut. Seperti bahan tanah untuk tembok dan untuk bagian atap terbuat dari penyengker dan bambu untuk bangunan diseluruh desa.
Karena Desa Penglipuran terletak didataran yang agak tinggi, suasana terasa cukup sejuk. Selain suasana pertamanan yang asri tetapi juga sangat ramahnya penduduk desa terhadap tamu yang datang. Banyak wisatawan yang datang dapat menikmati suasana desa dan masuk kerumah mereka untuk melihat kerajinan – kerajinan yang penduduk desa buat. Sehingga untuk tinggal berlama lama disini sangatlah menyenangkan.Desa Adat Penglipuran ini termasuk desa yang banyak melakukan acara ritual, sehingga banyak sekali acara yang diadakan didesa ini seperti pemasangan dan penurunan odalan, Galungan dll.
Memang Saat yang sangat tepat untuk datang kedesa ini adalah pada acara tersebut berlangsung, sehingga kita dapat melihat langsung keunikan dan kekhasan dari desa penglipuran ini. Walaupun anda tidak sempat datang pada saat acara tersebut diatas, anda dapat menikmati suasana desa pada sore hari. Karena pada saat sore umumnya penduduk desa keluar rumah setelah selesai melakukan aktifitas rutin mereka dipagi dan siang hari, merek keluar untuk berkumpul bersama sama penduduk desa yang lain dan para pria pada saat sore hari mengeluarkan ayam jago kesayangan mereka dan tidak jarang mereka melakukan tajen/adu ayam tetapi tanpa pisau dikakinya. Sambil menunggu datangnya senja anda dapat menikmati Bubur Ayam diwarung Pak Made yang sangat bersih dan murah meriah dan berbaur bersamapenduduk desa adat penglipuran merupakan pengalaman yang tidak akan saya lupakan.
sumber : kaskus.us
